Posts

Allah Maha Baik

Image
  // Allah maha Hebat // Hermida's Note Dulu, aku pernah berteduh di rumah orang karena perjalananku pulang dilanda hujan yang deras kebetulan aku selalu jalan kaki dari rumah ke kampus meskipun perjalanannya lumayan jauh bagiku. Waktu itu, aku hanya seorang diri. Entah rumah siapa yang aku berteduh diterasnya. Tiba-tiba dia mempersilakanku masuk ke rumahnya, "Nak, masuk! Di luar hujan deras. Masuk saja di dalam rumah," "Bahasanya sopan ya," batinku. "Biar saja, Bu, saya di sini saja," ucapku pada Ibu itu. Waktu itu, pakaianku setengah basah dan benar-benar menggigil kedinginan.  Aku menunggu hujan belum juga redah sementara ini sudah waktu magrib. Terpaksa aku memberanikan diri untuk masuk dan meminta izin.  "Assalamu'alaykum, Ibu, saya boleh meminta izin sholat magrib di sini?" "Wa'alaykumussalam, Iya, Nak, silakan." Rupanya dia sudah mempersiapkannya untukku tanpa aku memintanya. Mereka punya kamar yang dikhususkan untuk ...

Puisi Ujian

Image
#PuisiMini Ujian Oleh: Nur Afni La Idris Ujian tersentak datang tanpa di duga Hati tentu terasa sakit Seakan jasad pun tak berdaya Meski rasanya ingin kuteriak dengan lantang Sebab hati terus memendam rasa perih Bergerak pun tak bisa Melihat pun tak kuasa Aku hanya bisa menguatkan diri Kan terus meminta pertolongan kepada Allah. Rabu, 29 Juli 2020

Puisi Hati Yang Meronta

Image
#Puisi Hati Yang Meronta Karya: Nur Afni La Idris Saat hati sedang berharap Namun sulit 'tuk di capai Namun tak pernah usai dalam ingatan Hati mulai tertuju pada asa yang tak bertujuan Gundah, penuh wicara tak sewenangnya Dunia seakan tak kunjung pada harapan Melewati semua hati yang penuh dengan harapan Hati mulai gelisah Ada apa dengan hati !? Yang meronta berfikiran tak seadanya Ku kira hati ini mulai bercakap Sudahlah Diamlah Usailah semua harapan yang tak ada gunanya, harapan yang tak kunjung tiba Simpan saja pada Sang Kuasa. Sebab, Dia tahu tentang hati yang sembunyi Untukmu hati, tetaplah kau berdiam diri Berfikirlah Untuk satu tujuan hanya karena Allah semata. Diamlah, diamlah, diamlah Allah bersamaku.
Image
#PuisiMini Deras Hujan Oleh : Nur Afni La Idris Terik mentari menyinari Sontak langit biru menghilang Kumanjakan mata 'tuk menatap nun jauh di sana Angin berhembus, dinginku melanda Titik hujan menyirami tanah yang kering Seakan terwakilkan rasaku yang riang Teringat atas Nikmat-Mu yang melimpah ruah Sedari ini aku belajat tuk bersyukur

Puisi Ayah dan Ibu

Image
#Puisi Ayah dan Ibu Karya: Nur Afni La Idris Keringatmu yang takkan pernah bisa terbalas semangatmu yang takkan pernah pudar Yang selalu mendukung di setiap langkah. Do'a yang tak pernah kau usai dalam sunyimu. Kau termenung demi bahagiaku Pikiranmu yang selalu mengingat Betapa mulianya dirimu Ayah dan Ibu. Masalahmu hanya bisa tersimpan dalam benak Kau takut mencurahkannya pada kami Kau sedih, selalu kau pertahankan senyumanmu Bahkan marah pun penuh kelembutan Kau selalu menampakkan rasa kasih dan sayang Rasa hati hendak selalu melihat bahagia Duhai Ayah dan Ibu, semoga lelahmu menjadi Lilah Rahmat Allah kan selalu bersamamu Entah apa yang pernah kuperbuat Aku bukanlah orang yang puitis Terangku selalu mencintaimu Biarlah terucap dengan dua bibir ini Maafkanlah anakmu ini, ayah dan Ibu Teima kasih untuk semuanya.

Ketika Cahaya Hidayah Menyapaku

Image
Ketika Cahaya Hidayah Menyapaku Oleh: Nur Afni La Idris Bermula dari kakak kandungku sendiri yang aku anggap sebagai guru terbaikku. Kakakku merupakan sarana untuk aku hijrah meski harus banyak rintangan yang harus ia hadapi baik dari orangtua, maupun yang lainnya. Tapi, ia tidak pernah menyerah. Aku begitu sayang padanya sebab dia adalah kakak yang baik. Ini tentang awal hijrahku tepatnya di siang hari seakan ada bisikan untuk aku merubah diri menjadi lebih baik saat aku melihat kakakku begitu indah dengan jilbab dan kerudungnya. Aku ingin seperti Kakakku. Tapi, aku masih bingung, darimana harus memulainya. Selesai salat magrib berjamaah dengan Kakak. Kakak memanggilku, dia menasehatiku. Biasanya, kami menyebutnya kajian Islam. Banyak hal yang dia ceritakan kepadaku tentang Islam. Mataku berkaca-kaca sebab semenjak dia paham Islam, tutur katanya kepada kami semua semakin baik. Aku baru mengenal Kakakku ketika dia hijrah. Sebab, dia begitu dekat dengan kami semua adik-adiknya. ...

Di Balik Cadar Sang Putri

Image
Ustadza Azza yang selalu merangkulku untuk tetap Ngaji Islam. Ia menyatakan Cadar bukanlah suatu kewajiban. Tapi, bukan berarti haram. Cadar juga bagian dari syariat Islam. Jazakillah Khoir Ustadza Azzahra Qhumairoh Khanza sebagai orang pertama yang mengajakku untuk ikut kajian Islam di syariqah. 👇 Nantikan kisahnya melalui buku "Di Balik Cadar Sang Putri" penulisnya Kakak Hermida Idris. Mudahan-mudahan banyak Ilmu Allah yang menjadikanmu taat dan istiqomah. Teman-teman bisa dapatkan bukunya melalui: +62 877-0743-1469 penerbit: @Farha Pustaka Instagram @penerbitfarha atau @farhabookstore